Selasa, 22 Juli 2014

PUISI SETENGAH CACAT #4

BATAS RUANG

Oleh : Halim Ramdani

Ruang ini terbatas,
Tak memberikan cukup ruang bagi angin dan cahaya untuk saling menyapa

Angin, mencari-cari ruang  lain
Namun ruang yang ditemuipun terbatas
Tak memberikan cukup ruang bagi cahaya untuk menyentuh

Cahaya, mencari-cari ruang lain
Namun ruang yang ditemuipun terbatas
Tak memberikan cukup ruang  bagi angin untuk merasa

Maka, mereka lelah mencari ruang-ruang baru
Ruang yang cukup bagi mereka berpadu

Namun mereka mulai sadar
Ruang memang terbatas
Tak mampu membendung kesucian cinta yang tak terbatas

Kamis, 26 Juni 2014

MANAJEMEN PERMODALAN BANK SYARIAH

Pengertian Modal bank
Modal bank adalah Jumlah dana yang ditanamkan dalam suatu perusahaan oleh para pemiliknya untuk pembentukan suatu badan usaha dan dalam perkembangannya modal tersebut dapat susut karena kerugian ataupun berkembang karena keuntungan-keuntungan yang diperoleh(Teguh Pujo Muljono,1996). Sedangkan Manajemen permodalan bank syariah adalah bagaimana mengatur modal sedemikian rupa sehingga masyarakat mau memberikan dananya untuk menambah modal bagi suatu bank. Jika demikian berarti semakin tinggi tingkat kepercayaan masyarakat kemungkinan makin besar pula modal yang bisa diserap oleh perbankan. Sehingga bisa dikatakan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat sangat mempengaruhi permodalan bagi suatu bank.
Modal dibagi kedalam 2 jenis :
a.modal inti (tier 1) terdiri dari : modal setor,agio saham,modal sumbangan,cadangan umum dll.
b.modal pelengkap (tier 2) terdiri atas cadangan-cadangan yang dibentuk bukan dari laba setelah pajak serta pinjaman yang sifatnya dipersamakan dengan modal
B.  Fungsi Modal Bank
George M Frankurter dan Bob G Wood Jr menyebutkan empat fungsi utama modal bank, yaitu:
1.Untuk menghapus kerugian tidak terduga,
2.Menyajikan dana yang diperlukan untuk kegiatan operasional,
3.Mengukur kepemilikan bank, dan
4.Sebagai sumber tekanan bagi pelaksana ank untuk bekerja efisien.

MANAJEMEN AKTIVA DAN LIABILITAS BANK SYARI’AH


Manajemen Aset adalah sebuah proses pengelolaan segala sesuatu baik berwujud dan tidak berwujud yang memiliki nilai ekonomi, dan mampu mendorong tercapainya tujuan dari individu dan organisasi. Melalui proses manajemen yaitu POLC planning, organizing, leading dan controling agar dapat dimanfaatkan atau dapat mengurangi biaya (cost) secara effisien dan effektif.
Manajemen Liabilitas yaitu kemampuan bank dalam menyediakan dana yang cukup untuk memenuhi semua kewajibannya maupun komitmen yang telah dikeluarkan kepada nasabah.
Manajemen Asset dan Liabilitas adalah suatu usaha untuk mengoptimalkan struktur neraca bank sedemikian rupa agar diperoleh laba maksimal sekaligus membatasi resiko menjadi sekecil mungkin. Manajemen aktiva dan pasiva disebut pula dengan Asset and Liability Management (ALMA). Kedua sisi neraca, dimana sisi pasiva yang menggambarkan sumber dana dan sisi aktiva yang menggambarkan penggunaan dana harus dikelola secara efisien, efektif, produktif secara optimal.
RUANG LINGKUP ALMA
ALMA adalah manejemen struktur neraca bank dengan tujuan untuk mengoptimalkan pendapatan dan meminimalkan biaya dalam batas-batas risiko tertentu. Risiko-risiko ALMA dalam suatu bank pada umumnya berupa:

MANAJEMEN LIKUIDITAS BANK SYARIAH

PENGERTIAN DASAR

Likuiditas adalah kemampuan suatu bank atau suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya yang meliputi : - ditariknya deposito/simpanan oleh deposan/penitip, - memenuhi kewajiban hutang-hutangnya, - menyediakan saldo kas dan saldo harta likuid yang lain untuk memenuhi kewajibannya
Sedangkan pengertian manajemen likuiditas menurut beberapa pakar perbankan adalah sebagai berikut: :
Duane B Graddy : ” Manajemen likuiditas melibatkan perkiraan permintaan dana oleh masyarakat dan penyediaan cadangan untuk memenuhi semua kebutuhan”
Oliver G Wood: ”Manajemen likuiditas melibatkan perkiraan kebutuhan dan penyediaan kas secara terus menerus baik kebutuhan jangka pendek atau musiman atau kebutuhan jangka panjang”
Tujuan manajemen likuiditas adalah:
•Menjaga posisi likuiditas bank agar selalu berada pada posisi yang ditentukan olehotoritas moneter yakni Bank Indonesia.
•Mengelola alat likuid agar selalu dapat memenuhi semua kebutuhan cash flow termasuk kebutuhan yang tidak dapat diperkirakan.
•Memperkecil terjadinya idle fund (dana yang menganggur).
•Menjaga posisi likuiditas dan proyeksi arus kas agar selalu dalam posisi aman.
Fungsi dari manajemen likuiditas salah satunya adalah untuk memberikan keyakinan kepada para penyimpan dana bahwa deposan dapat menarik sewaktu-waktu dananya atau pada saat jatuh tempo dana tersebut dapat ditarik. Oleh karena itu bank wajib mempertahankansejumlah dana likuid agar bank dapat memenuhi kewajibannya tersebut.
B.   RISIKO LIKUIDITAS
Risiko Likuditas adalah risiko terjadinya kerugian yang merupakan akibat dari adanyakesenjangan antara sumber pendanaan yang pada umumnya berjangka pendek dan aktiva yang pada umumnya berjangka panjang. Besar kecilnya risiko likuditas ditentukan antara lain:

MANAJEMEN DANA BANK SYARI’AH

Manajemen Dana Bank Syariah adalah usaha yang dilakukan oleh lembaga bank syariah dalam mengelola atau mengatur dana yang diterima dari aktifitas funding untuk disalurkan kepada aktifitas financing, dengan harapan bank yang bersangkutan tetap mampu memenuhi kriteria-kriteria likuiditas, rentabilitas, dan solvabilitasnya.
Tujuan Dana Bank Syari’ah :           
1.      Memperoleh profit yang optimal                                                                
2.      Menyediakan aktiva cair dan kas yang memadai
3.      Menyimpan cadangan  
4.      Mengelola kegiatan-kegiatan lembaga ekonomi dengan kebijakan yang pantas bagi seseorang yang bertindak sebagai pemelihara dana-dana orang lain
5.      Memenuhi kebutuhan masyarakat akan pembiayaan.
Sumber-sumber dana bank :
"Usaha bank dalam menghimpun dana untuk membiayai operasinya
1.      Berasal bank itu sendiri (Dana Pihak I )

POLA DASAR MANAJEMAN PERBANKAN SYARIAH

A.    Pengertian Bank Syariah
Menurut Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang perbankan syariah.
Perbankan syariah adalah segala sesuatu yang menyangkut tentang Bank syariah dan unit usha syariah, mencakup kelembagaan, kegiata usha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahanya.
Bank syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah dan menurut jenisnya terdiri atas Bank Umum Syariah dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah.
B.     Pengertian manajemen perbankan
Manajemen adalah sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengkontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien.
Manajemen perbankan merupakan ilmu yang mengatur aktivitas pengumpulan dana, penyaluran kredit, serta pelaksanaan lalu lintas pembayaran agar berjalan efektif dan efisien dalam menggapai tujuan. Hakikat manajemen yang terkandung dalam Al-Quran adalah merenungkan atau memandang ke depan suatu urusan (persoalan), agar persoalan itu terpuji dan baik akibatnya. Untuk menuju hakekat tersebut, diperlukan adanya pengaturan dengan cara yang bijaksana. Pada dasarnya terbangunnya konsep manajemen disandarkan pada pencapaian tujuan, pengambilan keputusan dan pelaksanaan manajemen.
C.     Unsur manajemen bank syari’ah yaitu :